Hojayapedia

Kenali Perbedaan Multiplek dengan Film Face, Material Serupa tapi Tak Sama!

perbedaan multiplek dengan film face

Anda bingung saat mendengar multiplek dan film face? Sekilas, kedua material ini terlihat sama-sama berupa lembaran kayu lapis yang sering digunakan di proyek bangunan, furniture, atau bekisting beton. Tapi ternyata, di balik tampilannya yang mirip, multiplek dan film face punya karakter dan fungsi yang cukup berbeda. Menariknya, banyak orang masih mengira keduanya bisa saling menggantikan, padahal perbedaan kecil dalam lapisan dan ketahanannya bisa berdampak besar pada hasil akhir proyek

Nah, supaya tidak salah pilih bahan untuk proyek Anda, yuk kupas tuntas perbedaan multiplek dengan film face, mulai dari struktur, daya tahan, sampai efisiensi penggunaan keduanya!

Apa itu Multiplek dan Film Face?

Multiplek (plywood / kayu lapis biasa) umumnya terdiri dari lapisan-lapisan kayu tipis (veneer) yang disatukan dengan lem WBP, MR, atau sejenisnya. Tidak ada lapisan pelindung khusus di permukaan luar, kecuali finishing tambahan seperti cat atau pelitur.

Sementara film face (biasanya phenolic film face plywood / plywood film face) adalah multiplek yang permukaannya sudah dilapisi phenolic film, yaitu semacam lapisan film sintetis tahan air dan tahan gores. Lapisan ini diterapkan di satu sisi (single face) atau kedua sisi (double face). 

5 Perbedaan Multiplek dengan Film Face

Sebelum memutuskan pilihan untuk proyek Anda, yuk, pahami apa saja hal yang membedakan kedua material ini. Berikut ini 5 perbedaan multiplek dengan film face yang paling menonjol dan sering jadi pertimbangan para kontraktor maupun pengrajin.

1. Komposisi dan Struktur

Multiplek terbuat dari lapisan-lapisan tipis kayu yang direkatkan lem tanpa tambahan pelapis di bagian luar. Berbeda dengan film face, material ini dilengkapi dengan lapisan phenolic film pada permukaannya, yang menjadi pembeda utama dari sisi tampilan dan ketahanannya.

2. Ketahanan Terhadap Air dan Kelembapan

Multiplek mudah menyerap air jika tidak dilindungi, sehingga mudah melengkung atau delaminasi di lingkungan lembap. Sebaliknya, lapisan film pada film face secara efektif mencegah penetrasi air, sehingga lebih tahan lama di lingkungan basah atau proyek outdoor.

3. Daya Guna dan Umur Pakai

Multiplek biasa cenderung hanya bisa digunakan beberapa kali, misalnya 2–3 kali sebelum permukaannya rusak atau tidak rapi lagi. Film face, berkat proteksi film-nya, bisa digunakan 6-8 kali atau lebih tergantung kondisi pengecatan dan pemeliharaan.

4. Hasil Permukaan / Finishing

Permukaan multiplek biasa cenderung kasar atau berpori, sehingga hasil casting beton atau finishing mungkin membutuhkan perataan ekstra. Disisi lain, permukaan film face halus dan rata, sehingga hasil akhir lebih bersih dan efisien dalam pengerjaan. Nah, ini adalah aspek perbedaan multiplek dengan film face yang cukup sering jadi pertimbangan.

5. Harga Awal dan Efisiensi Jangka Panjang

Multiplek biasa umumnya lebih murah di awal pembelian.
Namun karena masa pakainya pendek dan kebutuhan penggantian, biaya total dalam jangka panjang bisa menjadi lebih tinggi. Sementara film face memang dibandrol dengan harga awal lebih tinggi, tapi dengan ketahanan lebih baik, akan jadi lebih ekonomis di proyek skala besar atau penggunaan berulang.

Contoh Aplikasi Film Face vs Multiplek

  • Film face sangat cocok untuk bekisting beton, lantai container, dan proyek outdoor karena sifat tahan air-nya, dan juga high rise building yang membutuhkan pengecoran berulang kali, sehingga biaya dapat di efisiensikan.
  • Multiplek biasa lebih cocok untuk aplikasi interior ringan seperti sekat, plafon, atau elemen dekoratif yang tidak terpapar langsung kelembaban tinggi. Ataupun pengecoran rumah 1-2 lantai sehingga tidak membutuhkan triplek yang dapat dipakai berulang kali

Nah, dari pembahasan di atas, bisa kita simpulkan, multiplek dan film face memang serupa tapi tak sama. Keduanya sama-sama terbuat dari lapisan kayu tipis (veneer), tapi perbedaan pada lapisan permukaan. Intinya, pemilihan bahan yang tepat akan sangat memengaruhi hasil akhir dan efisiensi biaya proyek. Jadi, jangan hanya lihat dari harga awalnya, tapi juga pertimbangkan daya tahan serta kualitas materialnya.

Apapun pilihan Anda, baik film face atau multiplek, Hojaya menyediakan pilihan terbaik. Sebagai penyedia material kayu terkemuka, kami menawarkan berbagai jenis produk dengan standar kualitas tinggi, permukaan halus, serta ketahanan ekstra terhadap air dan cuaca.

Yuk, kunjungi Hojaya dan temukan berbagai pilihan film face serta multiplek premium yang cocok untuk kebutuhan konstruksi, industri, maupun furniture Anda!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *