Hojayapedia

Jenis Triplek yang Perlu Anda Tahu untuk Furniture dan Konstruksi

jenis triplek

Pernah bingung memilih material kayu untuk furniture atau konstruksi? Dari luar, semua triplek terlihat mirip, padahal setiap jenis triplek memiliki karakter dan fungsi yang berbeda. Ada yang kuat menahan cuaca, ada yang lebih cocok untuk interior cantik, bahkan ada yang dirancang khusus untuk proyek konstruksi berat. Jika Anda asal pilih tanpa tahu perbedaannya, bisa-bisa hasil furniture cepat rusak atau bangunan tidak bertahan lama. 

Nah, jangan khawatir! Kali ini kami akan kupas tuntas berbagai macam triplek, keunggulan, hingga tips praktis memilihnya yang tepat supaya proyek yang Anda kerjakan hasilnya lebih awet dan hasilnya maksimal. Yuk, simak!

Macam-Macam Jenis Triplek

Triplek ada macam-macam variannya. Setiap jenisnya tentu memiliki karakteristik sendiri, mulai dari yang cocok untuk interior rumah hingga konstruksi berat. Nah, berikut kami akan kupas satu per satu!

1. Triplek Biasa (MR – Moisture Resistant)

Jenis triplek ini adalah yang paling umum digunakan untuk kebutuhan interior, misalnya dinding, partisi, atau furniture ringan. Harganya terbilang lebih ramah di kantong dan mudah ditemukan di pasaran. Namun, kelemahannya adalah tidak tahan air. Jika terlalu sering terkena kelembapan, triplek ini mudah melengkung atau rusak sehingga penggunaannya sebaiknya terbatas pada ruang kering.

2. Triplek Tahan Lembab (BWR / Marine)

Triplek jenis ini dibuat dengan lem khusus yang tahan lembab, sehingga cocok ditempatkan di dapur, kamar mandi, atau area semi-outdoor. Dari segi kualitas, ia jauh lebih awet menghadapi kelembapan dibanding triplek biasa. Hanya saja, harga yang ditawarkan lebih tinggi dan bobotnya pun lebih berat, sehingga sering dipilih untuk kebutuhan yang memang membutuhkan daya tahan ekstra.

3. Film Faced / Phenolic Plywood

Jenis ini dilapisi film atau phenolic pada permukaannya, membuatnya lebih kuat, tahan cuaca, dan sering digunakan dalam proyek konstruksi, terutama untuk bekisting beton. Permukaannya halus, mudah dibersihkan, dan bisa digunakan berulang kali. Tetapi dari sisi estetika, ia kurang cocok dijadikan bahan furniture interior. Ditambah lagi, harganya relatif mahal karena memang ditujukan untuk kebutuhan penggunaan yang berulang kali.

4. HMR (High Moisture Resistance)

Triplek HMR dirancang khusus untuk ruangan dengan tingkat kelembapan tinggi, misalnya toilet atau dapur. Karakteristiknya lebih tahan lembap, memiliki permukaan yang halus, dan bisa bertahan lama. Meski begitu, paparan air terus-menerus tetap berisiko merusak material ini, dan dari segi harga, HMR umumnya lebih mahal dibanding triplek standar.

5. Triplek Melamin / Laminasi Dekoratif

Jenis triplek terakhir ini dilapisi melamin, HPL, vineer atau bahan dekoratif lainnya sehingga tampil lebih estetik. Biasanya digunakan untuk furniture interior seperti meja, lemari, atau rak karena finishing-nya praktis dan tampilan dekoratifnya menambah nilai visual. Namun, kelemahannya ada pada daya tahan lapisannya yang bisa terkelupas jika sering terkena air atau mengalami goresan, sehingga penggunaannya kurang ideal untuk ruangan yang lembap.

Tips Memilih Triplek yang Pas

Dengan memilih bahan yang tepat sejak awal, Anda bisa menghemat biaya perbaikan di kemudian hari dan memastikan hasilnya lebih awet. Untuk itu, agar hasil akhir proyek Anda tidak cepat rusak, perhatikan hal‐hal ini sebelum membeli triplek!

1. Cek Kualitas Lem

Pastikan lem yang digunakan sesuai kebutuhan, MR cukup jika di dalam ruangan kering, tetapi untuk area lembap, pilih triplek dengan lem WBP atau yang tahan air.

2. Tebal vs Jumlah Lapis (Ply)

Triplek tebal dengan jumlah lapisan yang lebih banyak biasanya lebih kuat dan tidak mudah melengkung.

3. Permukaan & Finishing

Jika Anda membutuhkan tampilan rapi, pilih jenis yang sudah melamin, film faced, atau phenolic. Permukaan halus juga memudahkah finishing atau pengecatan.

4. Ketahanan terhadap Kelembapan & Cuaca

Untuk konstruksi luar, area terkena air, bekisting, atau proyek outdoor, pilih triplek tahan lembab, triplek marine, HMR, ataupun HMCP.

5. Budget & Frekuensi Pengunaan

Jika proyek sekali pakai atau dekorasi ringan mungkin triplek biasa cukup. Tapi, jika Anda membutuhkan material yang bisa digunakan ulang atau proyek berat, investasi pada triplek kualitas tinggi akan lebih menguntungkan.

Jadi, setiap jenis triplek mempunyai perannya masing-masing, tergantung apakah Anda membutuhkan untuk interior, area lembap, atau konstruksi luar. Untuk kebutuhan seperti furnitur atau proyek bangunan, ada baiknya memilih triplek yang sesuai agar hasilnya tahan lama dan tidak mengecewakan. Intinya, jangan asal pilih, pertimbangkan fungsi, ketahanan, dan lokasi penggunaannya.

Nah, bicara soal kualitas, jika mencari triplek HMR tahan lembap atau plywood berlapis dekoratif, Hojaya menyediakannya lengkap untuk Anda. Kami menyediakan plywood jenis HMR & HMR Melamin yang dirancang untuk area dengan kelembapan tinggi, serta berbagai jenis plywood lain seperti Albasiah Palem, MC Uty, BBCC Export, OVL, Blockboard, hingga Multi Melamin. Setiap produk melalui quality control yang ketat, dan kami juga menyediakan stok lengkap dengan harga kompetitif. 

Jadi, jika Anda ingin hasil pekerjaan yang tidak hanya tampak bagus hari ini, tapi juga kuat bertahun-tahun, pertimbangkan Hojaya sebagai penyedia pilihan triplek berkualitas!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *