Pernah dengar nama kayu kruing tapi belum tahu seperti apa karakter dan keunggulannya? Kayu satu ini sering jadi pilihan alternatif selain jati atau merbau karena punya kekuatan yang mumpuni dan tampilan yang tidak kalah elegan. Tapi, apakah benar kruing bisa diandalkan untuk konstruksi dan furnitur?
Menariknya, banyak tukang dan pengrajin kayu memilih kruing. Kenapa demikian? Nah, yuk, mengenal kayu kruing lebih banyak, mulai dari ciri khas, kelebihan, sampai bagaimana kayu ini bisa jadi bintang di berbagai proyek bangunan dan furnitur!
Mengenal Kayu Kruing
Sebelum memilih bahan kayu untuk proyek, ketahui lebih dulu apa itu kayu kruing dan asal-usulnya. Dengan mengenal kayu kruing dari dasar, Anda bisa memahami mengapa jenis kayu ini banyak digunakan di dunia konstruksi dan furnitur. Yuk, bahas lebih detail!
a. Apa Itu Kayu Kruing?
Ketahui bahwa kruing sebagai bahan kayu yang diperoleh dari pohon genus Dipterocarpus. Kayu kruing banyak ditemukan di Indonesia, terutama di Kalimantan, Sumatera, dan beberapa wilayah di Jawa. Kayu ini kerap digunakan dalam berbagai aplikasi kayu keras karena sifatnya yang padat dan kuat, meskipun memang bukan kayu yang paling unggul dari sisi keawetan jika dibandingkan kayu ulin atau jati.
b. Ciri-Ciri Kayu Kruing
Untuk bisa mengenali dan memilih kayu kruing yang baik, berikut beberapa ciri yang perlu Anda cermati:
- Kayu kruing umumnya punya warna cokelat kemerahan atau kombinasi cokelat tua dan abu-abu.
- Serat lurus dan halus, terkadang terasa cukup licin, dan bila permukaannya digosok bisa terasa sedikit lengket.
- Kayu kruing tergolong padat dan kuat, jika diberi sekrup atau paku, daya rekatnya cukup bagus.
- Kayu ini relatif stabil dan tidak mudah belah ketika diolah dengan benar.
- Beberapa potongan kayu kruing bisa mengandung resin atau getah, dan ketika dikelupas terkadang akan mengeluarkan sedikit aroma khas kayu keras.
c. Kelebihan & Kekurangan
Setiap jenis kayu pasti punya sisi unggul dan tantangannya sendiri. Supaya Anda bisa mempertimbangkan dengan bijak sebelum menggunakannya, berikut kelebihan dan kekurangan kayu kruing!
Kelebihan Kayu Kruing
1. Kayu kruing memiliki struktur padat, menjadikannya mampu menahan beban cukup baik.
2. Meski tidak setara jati atau ulin, kayu kruing memiliki ketahanan yang cukup baik (termasuk kelas III) bila mendapatkan perlakuan anti rayap dan finishing yang tepat.
3. Warna naturalnya yang hangat, bersama serat halus, memberikan kesan elegan jika digunakan pada furnitur atau finishing kayu interior.
4. Karena cukup padat, kayu kruing mudah dipasangkan dengan sekrup atau direkatkan dengan lem kuat tanpa mudah pecah.
Kekurangan Kayu Kruing
1. Jika digunakan di luar ruangan atau area lembap, kayu ini rentan terhadap pembusukan dan kerusakan akibat rayap, kecuali diberikan perlakuan khusus.
2. Karena sifat padatnya, kayu kruing memerlukan peralatan lebih tajam dan perlakuan khusus agar tidak retak atau rusak saat dipotong, diserut, atau dibor.
3. Bila tidak dikeringkan atau diawetkan dengan benar, kayu bisa mengalami penyusutan atau pengembangan yang berlebihan.
d. Kegunaan Kayu Kruing di Bidang Konstruksi & Furnitur
Setelah mengenal kayu kruing dan karakteristiknya, berikut beberapa penggunaannya diberbagai bidang konstruksi dan furnitur:
- Rangka atap & struktur bangunan
Karena kekuatannya, kayu kruing sering digunakan sebagai kaso, balok, atau rangka atap rumah.
- Plafon & list dekoratif
Dengan tampilan kayu yang menarik, kayu kruing cocok untuk plafon dekoratif dan list interior.
- Furniture interior
Kursi, meja, lemari, ataupun furnitur kayu lainnya terkadang menggunakan kayu kruing yang sudah diawetkan dan difinisihing supaya awet.
- Kusen & pintu interior
Meski kurang ideal untuk kusen luar ruangan karena kelembapan, kayu kruing tetap boleh digunakan untuk pintu atau kusen dalam ruangan dengan finishing pelindung.
- Lapisan dinding kayu & panel dekor
Panel kayu untuk dinding interior sering menggunakan kayu kruing untuk efek estetika alami.
e. Tips Perawatan Kayu Kruing
Agar kayu kruing tetap awet selama bertahun-tahun, tentu perlu perawatan yang tepat. Nah, berikut beberapa tips yang bisa Anda terapkan dengan mudah!
- Pastikan kayu sudah dikeringkan (oven-dried/kiln-dried) sebelum dipasang guna mengurangi resiko penyusutan.
- Gunakan lapisan anti rayap dan pengawet sebelum finishing akhir.
- Hindari paparan langsung terhadap sinar matahari ekstrem atau kelembapan tinggi.
- Lakukan pengecatan atau pelapisan ulang secara berkala agar permukaan terlindungi.
- Hindari kontak langsung dengan tanah atau sumber air untuk menjaga keawetan kayu.
Nah, sekarang Anda sudah tahu banyak hal tentang kayu kruing, mulai dari ciri khas, kelebihan, kekurangan, sampai tips perawatannya supaya tetap awet. Intinya, kayu kruing bisa jadi pilihan menarik untuk material yang kuat, estetik, tapi tetap ramah di kantong. Asal dirawat dengan benar, kayu ini bisa mempercantik rumah sekaligus bertahan lama.
Untuk Anda yang sudah memutuskan dan ingin melihat langsung seperti apa kualitas dan varian kayu kruing yang bagus, yuk, cek koleksi kayu kruing dari Hojaya. Lebih dari itu, kami juga menyediakan berbagai jenis kayu konstruksi dan furnitur berkualitas tinggi dengan pilihan ukuran dan finishing yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan proyek Anda.
Tunggu apa lagi? Wujudkan hunian atau proyek impian Anda dengan material kayu terbaik dari Hojaya, dan rasakan sendiri perpaduan antara keindahan alami dan kekuatan yang tahan lama!